Darul Ilmi

Untuk mereka yang haus akan Ilmu & Informasi tentang Islam

“TIDAK ADA YANG MENYAYANGI KALIAN MELEBIHI ALLAH JALLA JALALUH”

Posted by darulilmi1 pada 04/11/2011

“Tidak ada yang menyayangi kalian melebihi Allah Jalla Jalaluh”

Seorang bayi hilang dalam suatu peperangan yang dihadiri Nabi SAAW, lalu ditemukan oleh seorang shahabat ketika itu dan kemudian mengambilnya, sementara ibunya menangis-nangis mencari dimana anaknya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Mutiara Hikmah | 7 Comments »

Do’a, Bacaan Al-Qur’an, Shadaqoh & Tahlil untuk Orang yang sudah Meninggal Dunia

Posted by darulilmi1 pada 04/11/2011

“DOA, BACAAN AL-QUR’AN, SHADAQOH DAN TAHLIL UNTUK ORANG YANG SUDAH MENINGGAL DUNIA”

Apakah do’a, bacaan Al-Qur’an, tahlil dan shadaqoh itu pahalanya akan sampai kepada orang mati? Dalam hal ini ada segolongan yang yang berkata bahwa do’a, bacaan Al-Qur’an, tahlil dan shadaqoh tidak sampai pahalanya kepada orang mati dengan alasan dalilnya, sebagai berikut: Baca entri selengkapnya »

Posted in Hukum Islam | 3 Comments »

Puasa, Shalat dan Haji untuk Orang yang Sudah Meninggal Dunia

Posted by darulilmi1 pada 30/10/2011

“PUASA, SHALAT DAN HAJI UNTUK ORANG YANG SUDAH MENINGGAL DUNIA”

Rasulullah SAW bersabda seperti diriwayatkan Ibnu Abbas berikut ini:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ اِلىَ النَّبِىِ صلى الله عليه وسلم يَارَسُوْلَ اللهِ اِنَّ اُمِى مَاتَتْ وَعَلَيْهَا صِيَامٌ شَهْرٍ أَفَأَقْضِيْهِ عَنْهَا؟ قَالَ نَعَمْ. لَوْكَانَ عَلىَ اُمِكَ دَيْنٌ أَكُنْتِ قَاضِيَهُ عَنْهَا ؟ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَدَيْنُ اللهِ اَحَقُّ اَنْ يُقْضَى. رواه مسلم

“Dari shahabat Ibnu Abbas r.a. berkata: Datang seorang laki-laki kepada Nabi SAW; Yaa Rasulullah sesungguhnya ibu saya meninggal dan ia mempunyai tanggungan puasa satu bulan (puasa Ramadhan), apakah saya bayar puasa untuk dia? Rasulullah menjawab: seandainya ibumu mempunyai hutang apakah kau bayar hutang ibumu? Orang tadi menjawab; yaa Rasulullah; bersabda Rasulullah; maka hutang Allah lebih berhak untuk dibayar”. (HR Muslim) Baca entri selengkapnya »

Posted in Hukum Islam | 4 Comments »

Sedekah untuk Keluarga yang Telah Meninggal

Posted by darulilmi1 pada 29/10/2011


(Pengajian)
Mohon disebarluaskan kepada kaum Muslimin. Semoga amal Anda dibalas oleh Allah SWT dengan berlipat ganda. Amin.

“SEDEKAH UNTUK KELUARGA YANG TELAH MENINGGAL DUNIA”

Selain do’a terhadap keluarga yang sudah meningal dunia, persoalan yang sering menuai perbedaan pendapat di kalangan umat Islam adalah masalah bersedekah untuk (atas nama) mereka. Apakah sedekah semacam ini diperbolehkan, apakah pahalanya akan sampai, dan seterusnya. Baca entri selengkapnya »

Posted in Hukum Islam | 4 Comments »

Cara Membalas Budi Almarhum Orang Tua

Posted by darulilmi1 pada 29/10/2011


Pengajian:
Mohon disebarluaskan kepada kaum Muslimin. Semoga amal Anda dibalas oleh Allah SWT dengan berlipat ganda. Amin.

“CARA MEMBALAS BUDI ALMARHUM ORANG TUA KITA”

Ditulis oleh Dewan Asatidz
(PP. Raudlatut Thalibin, Rembang)
(PP. Al-Fathimiyyah Bahrul Ulum, Jombang)

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum wr. wb.
Pak Kiayi, Sejak ayah meninggal kira-kira 3 minggu yang lalu, saya merasa kehilangan sekali, saya resah dan sering menangis, dan kadang merasa sangat bersalah krn belum bisa membahagiakan beliau semasa hidupnya dan cenderung kurang perhatian. Ayah pendiam orangnya dan hanya sama saya ayah sering curhat. Saya juga kehilangan motivasi karena saya giat mencari uang karena sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan beliau yang kebetulan beliau sebelummeninggal, sakit. Bagaimana saya harus menghadapi hal ini? Apa yg saya lakukan untuk membalas budi baiknya? Dan apakah Allah akan memaafkan dosa saya terhadap orang tua, karena belum sempat minta maaf sebelum beliau meninggal. Untuk jawabannya terima kasih Jazakallahu khairan.
Arie

Jawaban:
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Sdr Arie yang baik,
Ada Hadits Nabi saw yang menyatakan, bahwa seluruh amal kebaikan manusia terhenti begitu wafat, kecuali 3 hal. Artinya, seseorang yang telah wafat tak bisa lagi berbuat sesuatu yang dapat menghasilkan pahala, kecuali dikarenakan adanya 3 hal. Yaitu: Baca entri selengkapnya »

Posted in Hukum Islam | 3 Comments »

Dahsyatnya Shalawat

Posted by darulilmi1 pada 29/10/2011

(Mohon disebar-luaskan. Semoga amal Anda dibalas oleh Allah SWT denganberlipat ganda. Amin.)

“DAHSYATNYA SHALAWAT”

Ada empat perbuatan ringan yang apabila kita lakukan, maka kita termasuk golongan orang yang tidak terpuji.

  1. Seseorang yang membuang air kecil sambil berdiri,
  2. Seseorang yang mengusap dahinya sebelum selesai dari shalat,
  3. Seseorang yang mendengar adzan tetapi ia tidak menirukan seperti apa yang diucapkan muadzin,
  4. Seseorang yang apabila mendengar nama Nabi Muhammad Saw disebut, tetapi tidak membacakan shalawat atasnya.Sabda Nabi Muhammad Saw:

”Empat perbuatan termasuk perbuatan yang tidak terpuji, yaitu Baca entri selengkapnya »

Posted in Hukum Islam | 5 Comments »

JENIS-JENIS DAN TINGKATAN (DERAJAT) HADITS RASULULLAH S.A.W.

Posted by darulilmi1 pada 28/10/2011

“JENIS-JENIS DAN TINGKATAN (DERAJAT) HADITS RASULULLAH S.A.W.”

Hadits adalah segala perkataan (sabda), perilaku dan ketetapan dan persetujuan dari Nabi Muhammad SAW yang dijadikan ketetapan ataupun hukum dalam agama Islam.
Secara umum pengertian Hadits Rasulullah SAW adalah catatan tentang:

1] Segala sesuatu yang dikatakan oleh Nabi Muhammad SAW.
2] Segala sesutu yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.
3] Perkataan atau perilaku Sahabat yang disetujui atau didiamkan saja oleh Nabi Muhammad SAW.
4] Perkataan atau perilaku Sahabat yang dilarang atau dikomentari negatif oleh Nabi Muhammad SAW.

Keterangan: Ada juga catatan khusus mengenai perkataan atau perilaku beberapa Sahabat (secara pribadi dan independen tanpa melibatkan unsur Rasulullah SAW) yang juga dicatat didalam kitab-kitab hadits. Hal tersebut boleh dimanfaatkan sebagai petunjuk atau bimbingan, namun tidak bisa dikategorikan sebagai Hadits Rasulullah SAW.

Hadits dijadikan sumber hukum dalam agama Islam selain Al-Qur’an, Ijma Sahabat dan Qiyas Ulama, dimana dalam hal ini, kedudukan hadits merupakan sumber hukum kedua setelah Al-Qur’an.

Dari para Imam periwayat hadits HANYA Imam Bukhari dan Imam Muslim yang secara khusus hanya meriwayatkan hadits-hadits berderajat shohih saja. Sedangkan selain beliau berdua, para Imam periwayat hadits juga mencatat hadits-hadits yang derajatnya dibawah kriteria shohih, namun biasanya para Imam tersebut selalu menyebutkan derajat hadits yang ditulis dalam kitab sunannya apakah derajatnya shohih, atau dhoif, bahkan hadits palsu, dsb. Bahkan ada imam ahli hadits yang secara khusus menulis kitab yang hanya mengumpulkan dan membahas hadits-hadits palsu saja (dengan tujuan sebagai ‘peringatan’ bagi pembaca agar berhati-hati jangan sampai menggunakan hadits-hadits palsu tersebut).

SELAIN Hadits Qudsi (yang sengaja tidak dibahas secara khusus disini, – yaitu salah satu jenis hadits dimana perkataan Nabi Muhammad SAW disandarkan langsung kepada Allah atau dengan kata lain Nabi Muhammad SAW meriwayatkan perkataan Allah), maka ada bermacam-macam derajat hadits seperti yang diuraikan secara singkat di bawah ini. Baca entri selengkapnya »

Posted in Hukum Islam | 41 Comments »