Darul Ilmi

Untuk mereka yang haus akan Ilmu & Informasi tentang Islam

Sedekah untuk Keluarga yang Telah Meninggal

Posted by darulilmi1 pada 29/10/2011


(Pengajian)
Mohon disebarluaskan kepada kaum Muslimin. Semoga amal Anda dibalas oleh Allah SWT dengan berlipat ganda. Amin.

“SEDEKAH UNTUK KELUARGA YANG TELAH MENINGGAL DUNIA”

Selain do’a terhadap keluarga yang sudah meningal dunia, persoalan yang sering menuai perbedaan pendapat di kalangan umat Islam adalah masalah bersedekah untuk (atas nama) mereka. Apakah sedekah semacam ini diperbolehkan, apakah pahalanya akan sampai, dan seterusnya.

Sedekah ini seringkali ditunaikan karena beberapa sebab. Salah satunya, misalnya ketika masih hidup seseorang mempunyai keinginan (‘azam) atau bahkan janji (nadzar) untuk menyedekahkan sesuatu tetapi ia belum melaksanakannya karena segera meninggal dunia dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.

Sebab lainnya, seorang anak atau kerabatnya merasa mampu secara ekonomi dan ingin bersedekah atas nama orang yang sudah mati tersebut. Hal semacam itu pernah terjadi pada masa Rasulullah SAW.

Persoalan ini pernah dibahas dalam Muktamar Pertama Nahdlatul Ulama (NU) di Surabaya pada 13 Rabi’uts Tsani 1345 H bertepatan dengan 21 Oktober 1926. Para ulama menganjurkan sedekah ini dengan berdasar pada hadits berikut ini.

Sahabat Ibnu Abbas ra meriwayatkan bahwa seseorang laki-laki datang kepada Nabi Muhammad SAW. Dia berkata; “Ibu saya meninggal, Apakah ada manfa’atnya apabila saya bersedekah untuk ibu saya?” Rasulullah menjawab, “Ya berguna bagi ibumu.” Orang itu berkata lagi, “Saya mempunyai sebuah kebun dan engkau Rasulullah aku jadikan saksi, bahwa aku telah menyedekahkan kebun itu untuk ibu saya.” (HR Bukhari, Tirmidzi, Abu Dawud dan Nasa’i)

Sedekah untuk keluarga yang meninggal itu juga dikuatkan dengan Hadits Rasulullah SAW dari Siti ‘Aisyah ra.

“Dari Siti ‘Aisyah ra bahwa seorang laki-laki berkata kepada Nabi Muhammad SAW: “Ibu saya mati mendadak, dan saya yakin seandainya dia bisa bicara, dia bersedekah, apakah ibu saya mendapat pahala, seandainya saya bersedekah untuk ibu saya? Rasulullah menjawab, “ya ada pahala bagi ibumu.”(HR Bukhari dan Muslim)

Dengan demikian, tidaklah usah khawatir bahwa niat bersedekah khusus untuk atau atas nama keluarga yang sudah meningal dunia itu tidak akan sampai kepada yang bersangkutan, sebab Rasulullah SAW sendiri telah menjawab demikian.

KH A Nuril Huda
Ketua PP Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU)

(Pengajian)
Mohon disebarluaskan kepada kaum Muslimin. Semoga amal Anda dibalas oleh Allah SWT dengan berlipat ganda. Amin.

4 Tanggapan to “Sedekah untuk Keluarga yang Telah Meninggal”

  1. Mitha said

    Makasih artikelnya.

  2. Bro, niatnya gimana yah? Mksudnya apkh ada bacaan niatnya sblm melakukan sedekah tsb?

    • ADMIN said

      Kalau untuk Sedekah niatkan saja dalam bahasa Indonesia. Allah Ta’ala Maha Mengetahui, termasuk niat dan segala apa yang ada dalam hati kita.

      Namun kalau Solat, Haji, Umroh, dan Puasa yang diniatkan pahalanya untuk seseorang tertentu yg sudah meninggal dunia maka ada bacaan niat khusus utk hal tsb. Insya Allah akan kita bahas tersendiri dalam waktu yg lain.

Tinggalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s